Semeru adalah gunung berapi yang mengalami erupsi hampir setiap 30 menit sekali! Dengan ketinggiannya yang mencapai 3676mdpl membuat Semeru menjadi puncak tertinggi di Pulau Jawa. Tapi bagaimana cara mendakinya? Di mana harus memulai? Bagaimana cara pergi ke Semeru? Kapan pergi ke Semeru? Berapa biaya untuk melakukan pendakian ke Semeru? Di mana harus mencari guide dan porter? Di mana menemukan peralatan pendakian? Kesalahan apa yang sering dilakukan? Bagaimana pendakiannya? apa tahapannya?

Erupsi Semeru dilihat dari sisi selatan

Banyak pertanyaan tanpa jawaban! Butuh banyak waktu dan perjuangan untuk mencari informasi di forum, blog, dan beberapa kali Anda menemukan saran yang saling bertentangan.

Tujuan dari ditulisnya artikel ini adalah untuk memberikan informasi apa saja yang anda butuhkan untuk melakukan pendakian ke Gunung Semeru dan kesalahan apa saja yang harus anda hindari. Lalu, untuk anda yang tidak mau ambil pusing dan ingin menyerahkan urusan logistik dan yang lainnya kepada Go Volcano, anda akan menemukan program dan harga yang pas.

Akhirnya, untuk Anda yang ingin tahu, di artikel ini kami akan membahas tentang Gunung Semeru, kepercayaan dan legenda di sekitar area Gunung Semeru. Kami juga akan membahas erupsi dan aktivitas vulkanik Gunung Semeru.

Contents

9 Hal yang Harus diketahui sebelum mendaki Gunung Semeru

Bagaimana cara untuk pergi ke Semeru?

Untuk pergi ke Semeru, Anda harus melalui desa Ranupani yang berada di ketinggian 2150 mdpl – di kaki Gunung Semeru dan dari sini pendakian dimulai. Desa Ranupani dapat diakses dari:

  • Surabaya / Malang / Tumpang
  • Bromo
  • Lumajang / Senduro

Cara termudah adalah melalui kota Malang (provinsi jawa timur). Kemudian dari Malang atau Tumpang (20km timur Malang) anda bisa menggunakan Jeep atau mobil untuk menuju ke Desa Ranupani.

Surabaya adalah sebuah kota besar di mana bandara internasional Juanda berada, dari sini akses ke semua kota di Jawa Timur bisa ditemukan. Dari kota ini kita mencapai semua kota di Jawa Timur termasuk Malang.

Bagaimana cara menuju ke Semeru Dari Surabaya, Malang, dan Tumpang?

Bagaimana menuju ke Malang / Tumpang dari Surabaya dan berapa biayanya?

Surabaya adalah kota terbesar di Jawa Timur, dimana bandara internasional Juanda berada. Bandara ini melayani penerbangan dari banyak kota-kota besar di Indonesia, baik di Pulau Jawa maupun pulau-pulau lainnya. Kemudian dari kota ini Anda harus menuju ke Kota Malang.

Anda bisa menuju Malang menggunakan kereta, bus, dan tentu saja Taxi.

Taxi :Menggunakan taxi adalah cara termudah untuk menuju Kota Malang dari Bandara Internasional Juanda, Surabaya.

  • Anda bisa menggunakan mobil travel (sharing) dari Bandara Juanda menuju Malang yang biasanya ditawarkan di kisaran harga 120.000/orang. Salah satu hal yang tidak mengenakkan adalah anda harus menunggu penumpang yang lain sampai mobil tersebut penuh dan kemudian baru mobil travel ini bisa berangkat. Perlu diingat bahwa tujuan terakhir dari mobil travel ini adalah pusat kota Malang, jadi anda perlu moda transportasi lain atau taxi untuk menuju ke Tumpang.
  • Pilihan lainnya adalah menggunakan taxi atau mobil carteran dari Bandara Juanda yang biasanya ditawarkan di kisaran harga 550.000 – 600.000 untuk 1 mobil sekali jalan. Keuntungannya adalah anda bisa diantar langsung menuju Tumpang dimana selanjutnya anda bisa naik Jeep untuk meenuju ke Gunung Semeru ataupun Gunung Bromo.

Bus

  • Anda bisa menuju ke Terminal Bus Bungurasih yang terletak di sebelah selatan Kota Surabaya, dan bisa anda capai dengan menggunakan shuttle bus Damri dari Bandara Juanda dengan membayar tiket seharga 25.000/orang. Dari Bungurasih anda bisa menggunakan Bus antar kota untuk menuju kota malang dengan tarif 25.000 (Patas) atau 15.000 (Ekonomi AC).
  • Untuk menuju Tumpang, anda harus mencari angkot TA warna putih yang melayani rute Tumpang – Arjosari. Anda akan turun di pemberhentian terakhir, yaitu Pasar Tradisional Tumpang. Untuk Penginapan dan pemesanan Jeep anda bisa menuju ke Rani Homestay yang terletak 1,5 km dari Pasar Tumpang atau sekitar 15 menit berjalan kaki. Anda juga bisa menggunakan jasa ojek di depan Pasar Tumpang dengan biaya sekitar 10.000 rupiah.

Perjalanan darat anda akan memakan waktu sekitar 3 jam dengan menggunakan Taxi, dan 4 jam apabila anda menggunakan transportasi publik.

Kereta : Perjalanan dengan kereta akan memakan waktu sekitar 2 – 3 jam perjalanan menuju malang dengan jadwal yang sudah ditentukan dengan kereta kelas ekonomi maupun bisnis, anda juga perlu tambahan waktu untuk pergi menuju ke stasiun.

  • Dari Surabaya anda bisa menuju ke Stasiun Gubeng (Surabaya Pusat) atau Stasiun Wonokromo (Surabaya Selatan) untuk mendapatkan tiket kereta api ekonomi menuju Malang. Anda juga bisa pergi ke stasiun waru, sebuah stasiun kecil yang bisa anda capai dengan menggunakan Taxi dari Bandara Juanda. Kemudian, anda bisa turun di Stasiun Blimbing (kereta ekonomi) dan berjalan 300 meter ke arah perempatan Blimbing dan menunggu Angkot TA untuk menuju ke Tumpang. Anda juga bisa turun Stasiun Malang Kota (kereta ekonomi & bisnis) untuk kemudian menggunakan Taxi (70.000 – 100.000 rupiah) menuju Tumpang.
Bagaimana menuju ke Ranupani dari Malang / Tumpang dan berapa biayanya?

Untuk pergi ke Ranupani Anda harus naik jip, karena jip dilarang menjemput di stasiun kereta Malang, jadi Anda harus naik taksi ke Tumpang (dengan biaya sekitar 70000 sampai 100000 Rupiah), kemudian dilanjutkan naik jip ke Ranupani.

  • Jika Anda menginap di Malang, Jeep dapat menjemput Anda di hotel dengan biaya IDR 750.000/jeep (sekali jalan).
  • Dari bandara Malang, Jeep dapat mengantar Anda langsung ke Ranupani: IDR 750000 / jeep (sekali jalan).

Bagaimana menuju ke Semeru dari Bromo

Dari Bromo Anda dapat naik Jeep dari desa Cemorolawang ke Desa Ranupani (sekitar 1 jam perjalanan) melalui Kawah Tengger untuk sekitar 500.000 hingga 550.000 rupiah

Bagaimana menuju ke Semeru dari Lumajang / Senduro

  • Dari Terminal Wonorejo (Minak Koncar) Lumajang, anda harus naik angkot dengan tujuan Klojen, tarifnya sekitar IDR 8.000
  • Dari Klojen anda masih harus melanjutkan perjalanan menuju Senduro dengan menggunakan mini bus (byson), tarifnya sekitar IDR 13.000
  • Dari Senduro, anda bisa melanjutkan perjalanan menuju ke Ranupani, tarifnya sekitar IDR 100.000

Bagaimana pergi ke Semeru dari Yogyakarta?

Bagaimana menuju ke Malang / Tumpang dari Yogyakarta?

Dengan kereta api: Ada kereta api dengan rute Yogyakarta – Malang yang membutuhkan waktu 7 hingga 8 jam (lebih disukai daripada bus, karena lebih dapat diandalkan, lebih aman dan lebih nyaman). Anda dapat berhenti di Stasiun Kota Baru Malang

Bagaimana menuju ke Semeru dari Bali dan Jakarta

Bagaimana menuju ke Malang / Tumpang dari Bali dan Jakarta?

Dengan Pesawat: Malang memiliki bandara dengan penerbangan langsung dari dan ke Jakarta, Bali, dan Bandung.

Untuk pergi ke Ranupani dari Malang, silakan baca bab di atas.

Catatan : apabila memungkinkan pergi ke Malang langsung baik dengan kereta ataupun dengan pesawat, maka pilihlah opsi tersebut. Tiket pesawat akan sedikit lebih mahal daripada menuju ke Surabaya, tapi anda akan menghemat banyak waktu dalam perjalanan daripada menghabiskan waktu dari Surabaya ke Malang menggunakan moda transportasi darat. Kondisi anda akan lebih segar dan siap untuk melakukan kegiatan pendakian. Apabila anda telah memesan jeep sebelumnya, mereka akan bisa menjemput anda di Bandara Abdurrahman Saleh Malang untuk kemudian melanjutkan perjalanan menuju Gunung Semeru ataupun Gunung Bromo.

Kapan Pendakian Semeru dibuka?

Gunung Semeru terbuka untuk pendakian mulai bulan April sampai minggu pertama Januari. Tidak ada jaminan tanggal pasti untuk pembukaan jalur pendakian setiap tahunnya, oleh karena itu kita harus menunggu pengumuman dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru untuk mulainya musim pendakian.

Berapa Harga Tiket Semeru?

Update 2018 : Pihak Taman Nasional Bromo Tengger Semeru telah memberlakukan pembatasan jumlah pendaki untuk Gunung Semeru sebanyak 600 orang/hari. Oleh karena itu, sangat mungkin apabila pada tanggal tertentu jumlah pendaki telah mencapai batas yang ditentukan. Kami menyarankan anda untuk melakukan pemesanan atau reservasi kuota masuk terlebih dahulu.
Tiket masuk untuk pendakian semeru adalah sebagai berikut :

Wisatawan Lokal
Hari kerja (umum) : 17.500 rupiah/orang/hari
Hari libur (umum) : 22.500 rupiah/orang/hari

Wisatawan Mancanegara
Hari kerja (umum) : 210.000 rupiah/orang/hari
Hari libur (umum) : 310.000 rupiah/orang/hari

Dimana Saya Harus Menginap

  • Malang menawarkan banyak tipe penginapan, mulai dari dormitori sampai hotel bintang 5
  • Tumpang mempunyai lebih sedikit variasi untuk penginapan. Rani Homestay (berjarak 1,5 km dari pasar tradisional Tumpang) adalah yang terbaik untuk saat ini dimana anda bisa mendapatkan transportasi untuk menuju ke Ranupani. Rani Homestay juga menyediakan paket wisata pendakian ke Gunung Semeru ataupun Gunung Bromo. Disini anda juga akan mendapatkan pelayanan dari staff yang ramah dan bisa berbahasa Inggris dan Prancis (disamping bahasa Indonesia tentunya).
  • Ranupani mempunyai lebih sedikit variasi untuk penginapan, mulai dari dormitori sampai homestay standart.

Mendaki Semeru : Dengan atau Tanpa Guide?

Memakai jasa guide atau pemandu bukanlah suatu kewajiban, tapi sangat direkomendasikan.

Jalur awal pendakian sampai lokasi campsite sangat jelas. Tetapi, ketika anda memasuki area hutan cemara setelah Kalimati akan terasa sangat sulit. Pendakian menuju Puncak Semeru dilakukan pada malam hari, hal ini membuat kita sulit untuk membedakan mana jalur yang benar ataupun yang salah karena jalur yang selalu berubah disebabkan oleh erosi air hujan. Ketika musim liburan, akan sangat mungkin kita bertemu dengan banyak sekali pendaki lainnya. Bagaimanapun, kalau anda ingin mendaki dengan tenang dan nyaman, menggunakan jasa guide atau pemandu adalah pilihan yang tepat.

Untuk dijadikan catatan juga bahwa beberapa pendaki telah hilang dan tidak pernah ditemukan. Beberapa dari mereka yang beruntung biasanya ditemukan beberapa hari setelah tersesat.

Dimana Saya Bisa Mencari Porter dan Guide ?

Kebanyakan dari para porter adalah petani yang hidup di sekitar area Gunung Semeru, oleh sebab itu maka Ranupani adalah tempat yang paling ideal apabila anda mencari porter. Sedangkan untuk jasa Guide anda sebaiknya melakukan reservasi terlebih dahulu atau mencari di beberapa penginapan di Ranupani.

  • Harap diingat bahwa untuk porter mereka hanya berbicara dalam bahasa lokal dan bahasa Indonesia.
  • Tarif untuk Guide berbahasa inggris berkisar mulai dari 500.000 rupiah/hari.

Kisaran harga diatas hanya informasi harga standart, bisa lebih murah atau bahkan lebih mahal. Apabila anda menginginkan guide dan porter yang berpengalaman, jangan ragu untuk menghubungi kami. Kami memiliki guide dan porter yang sudah bekerja bersama kami sejak awal perjalanan kami, jadi tidak diragukan lagi untuk pengalaman dan keahliannya.

Dimana Saya Bisa Mendapatkan Peralatan Pendakian?

Beberapa persewaan alat pendakian bisa anda temukan di Kota Malang. Rani homestay yang terletak di Tumpang juga menyewakan alat pendakian. Tenda dan sleeping bag yang disewakan di Rani Homestay selalu disiapkan dalam kondisi yang bagus yang bisa anda sewa dengan harga 50.000 rupiah/hari untuk satu set tenda, matras, dan sleeping bag. Anda bisa menggunakan opsi ini ketika anda tidak membawa banyak peralatan pendakian. Jangan lupa untuk melakukan reservasi terlebih dahulu karena biasanya peralatan yang disewakan selalu habis ketika high season.

Dimana Saya Bisa Mendapatkan Surat Keterangan Sehat?

Anda memiliki dua pilihan. Anda bisa menuju Rumah Sakit (Rumah sakit Sumber Sentosa, Jl. Raya Kebonsari No. 221 Tumpang) atau anda bisa mengunjungi klinik kecil yang terletak di antara Tumpang dan Ranupani (Klinik An-nisa).

Surat keterangan sehat ini bisa anda dapatkan setelah dilakukan pemeriksaan berat badan, tinggi badan, dan tekanan darah dengan biaya sekitar 15.000 rupiah.

Sejak 2018, di Ranupani telah ada klinik kecil yang melayani pembuatan surat kesehatan dengan harga 25.000 rupiah/orang. Tetapi, ada kalanya klinik tersebut tutup tanpa ada pemberitahuan dikarenakan letaknya di desa yang terpencil.

5 Kesalahan yang Harus Anda Hindari Sebelum dan Selama Pendakian Gunung Semeru

  1. Tidak melakukan reservasi (booking) kuota pendakian terlebih dahulu.
  2. Datang tanpa membawa surat keterangan sehat (pengajuan ijin pendakian anda akan ditolak).
  3. Melakukan pendakian sendirian tanpa informasi yang cukup.
  4. Datang ketika pendakian Gunung Semeru ditutup (Januari-April).
  5. Melakukan pendakian tanpa peralatan yang memadai. Kejadian hipotermia kerap kali terjadi, dan perlu diingat bahwa puncak Gunug Semeru terletak pada ketinggian lebih dari 3500 meter diatas permukaan laut.

Kita telah membahas mengenai persiapan sebelum pendakian Gunung Semeru. Sekarang mari kita bahas mengenai kegiatan pendakiannya.


Pendakian Gunung Semeru


Lava Semeru dilihat dari sisi selatan

Pertama-tama, apakah mendaki Gunung Semeru berbahaya? Mengingat Semeru adalah gunung berapi aktif dan masih terus erupsi.

Setelah anda membaca artikel mengenai erupsi dan aktivitas Gunung Semeru ( di bagian akhir artikel ini), mungkin anda akan bertanya-tanya apakah mendaki Gunung Semeru itu berbahaya?

Tidak!

Pada dasarnya, mendaki Gunung Semeru tidaklah berbahaya, apalagi ketika anda mendaki dari sisi utara. Sebaliknya, ketika anda mendaki dari sisi selatan Gunung Semeru hal itu sangat berbahaya karena anda akan mendaki langsung menuju ke kawah Gunung Semeru.

Dalam kondisi tertentu berkaitan dengan aktivitas vulkanik Gunung Semeru, maka Taman Nasional akan melakukan penutupan kegiatan pendakian.

Pada bagian ini, kami akan menjelaskan bagaimana kegiatan pendakian Gunung Semeru. Tapi pertama-tama kami akan menunjukkan peta dari jalur pendakian Gunung Semeru.

Peta Pendakian Gunung Semeru

Peta Pendakian Semeru

Via Tumpang

Perjalanan akan dimulai dari Tumpang, dimana anda akan menggunakan jeep. Sekitar 10 menit setelah anda berangkat, anda akan disuguhkan dengan pemandangan yang indah berupa hamparan lahan pertanian yang luas berupa lahan tebu, pohon apel, sayur mayor, dan juga jeruk.

Lebih tinggi lagi, anda akan mendekati hutan dengan hawa yang sejuk. Di beberapa tempat mungkin anda akan pusing dan ngeri saat melihat jurang di kiri dan kanan jalan. Sangat terjal dan dalam. Di tengah perjalanan anda bisa berhenti di Air Terjun Coban Pelangi (tiket masuk 15.000 rupiah/orang untuk WNI).

Air TerjunCoban Pelangi

Sayangnya, air terjun ini jarang disinggahi oleh para wisatawan, padahal air terjun ini memiliki pemandangan yang indah dan satu arah menuju ke Ranupani. Perjalanan menuju dan kembali dari air terjunnya sendiri membutuhkan waktu sekitar 30-60 menit, dengan pemandangan yg sayang untuk dilewatkan.

Rafting di jalur menuju Bromo via Malang


Sekitar 300 meter sebelum Coban Pelangi, anda juga bisa rafting di area sungai yang airnya bening dan bersih (250.000 rupiah/orang). Anda juga bisa mengajak anak anak dengan usia minimal 6 tahun untuk mencoba kegiatan rafting ini untuk membuat mereka lebih mengenal alam sambil bersenang-senang. Sungai yang digunakan untuk rafting ini bukanlah sungai yang besar dan debit airya akan sedikit menyusut ketika musim kemarau. Foto di bawah ini akan menjelaskan keseruan rafting tersebut.

Desa Ngadas

Desa Ngadas

Setelah melewati hutan dan beberapa tikungan yang curam di lereng bukit vulkanik, anda akan tiba di Desa Ngadas, desa dengan keindahan yang sangat mempesona! Tiba saatnya anda sampai di lahan pertanian kentang, kubis, daun bawang, dan lereng yang berliku-liku. Sungguh pemandangan yang sangat menakjubkan dan foto foto anda tidak akan bisa menggambarkan betapa curam dan dalamnya lereng-lereng tersebut.
Sangat disarankan untuk berangkat lebih awal untuk dapat kesempatan melihat pemandangan yang sangat menakjubkan ini, karena biasanya kabut sering kali datang menjelang sore hari!

Perjalanan berlanjut menuju Jemplang, disini anda akan disuguhkan dengan pemandangan yang luar biasa menakjubkan dari Kaldera Tengger – Bromo.

Pemandangan Kaldera Tengger dari Jemplang

Desa Ranupani

Melanjutkan perjalanan dari Jemplang, anda akan menuju desa Ranupani. Mulai tahun 2018, kondisi jalan sudah membaik. Jeep tidak terlalu dibutuhkan sebenarnya (tapi mungkin anda tetap akan memilih jeep untuk mengantar anda menuju ke Desa Ranupani). Seperti sudah menjadi kebiasaan dan alasan keamanan, karena sebelumnya kondisi jalan ini benar-benar buruk.

Ranupani adalah desa yang terletak di ketinggian lebih dari 2100 meter diatas permukaan laut dimana anda akan memulai mendaki Gunung Semeru. Dengan ditemani oleh guide dan porter, anda akan melewati hutan berkabut menuju Danau Ranu Kumbolo (sekitar 3 jam perjalanan).

hutan di jalur pendakian semeru

Danau Ranu Kumbolo

Pada saat anda tiba di Danau Ranu Kumbolo, anda bisa beristirahat untuk makan siang. Porter dan guide akan menyiapkan makan siang untuk anda. Anda hanya perlu membawa pakaian pribadi, air untuk perjalanan, dan makanan ringan selama perjalanan pendakian anda. Porter akan membawa dan menyiapkan tenda, matras, sleeping bag, makanan, dan minuman untuk anda.

Ranu Kumbolo


Setelah makan siang di Danau Ranu Kumbolo, anda akan melanjutkan perjalanan melewati padang savanna di ketinggian. Kawasan ini sangat indah di akhir musim penghujan. Savananya akan terlihat sangat hidup dengan perpaduan warna hijau dan bunga-bunga yang sedang mekar. Ketika musim kemarau savanna ini akan terlihat berwarna kuning kering.

Savana Oro-oro Ombo

Kalimati

Untuk mencapai Kalimati (terletak tepat di bawah kaki Gunung Semeru dengan ketinggian 2700 mdpl) anda harus berjalan sejauh 5 km dari Danau Ranu Kumbolo ( 2 jam berjalan kaki).

Sejauh ini perjalanan terasa mudah tanpa kesulitan yang berarti, kecuali ketika cuaca buruk.

Meninjau dari pendakian sebelumnya (musim penghujan) seringkali terjadi hujan tanpa henti. Beberapa bagian di dalam hutan menjadi berlumpur dan bahkan di beberapa bagian bisa menjadi sungai kecil dadakan. Di beberapa tanjakan yang terjal, anda akan merasa sepertinya mustahil untuk naik atau bahkan untuk turun! Kita akan benar-benar basah mulai dari kepala sampai ke kaki. Memasuki savanna kondisi tanahnya lebih baik karena medan yang berpasir. Air tidak hanya jatuh dari langit, tapi bisa juga dari rumput dan tanaman di sekitar kita yang membuat kita lebih basah.

Ketika anda tiba lebih awal di Kalimati, anda akan merasa beruntung, mengingat semua perjuangan yang telah anda lakukan. Walaupun mungkin juga disertai rasa takut akan suara letusan dan refleksi lava yang bersinar dari letusan di malam hari.

Kami bisa mengatakan kalau perjalanan menuju ke Kalimati cukup mudah. Tapi dari sini perjalanan akan lebih menantang, terutama dengan kondisi cuacanya. Dan ya, disini terletak lebih dari 2700 mdpl dan sangat dingin ketika malam tiba.

Tetapi paling tidak anda bisa memanjakan diri anda sejenak dengan makan malam luar biasa yang disajikan oleh tim porter kita. Teh panas, sup, buah, dan makanan sungguhan! Sebuah kemewahan di ketinggian seperti ini di tengah antah berantah.

Anda juga bisa menikmati pemandangan langit yang dipenuhi oleh bintang-bintang ataupun sinar bulan yang sangat terang apabila anda datang ketika bulan purnama.
Seperti yang sudah saya bilang sebelumnya, disini sangat dingin tapi anda harus bangun pukul 1 dini hari. Persiapkan headlamp anda, minum secangkir teh hangat, dan hooppp! Perjalanan menuju puncak yang sebenarnya akan segera dimulai.

Pendakian Puncak Gunung Semeru

Bagian ini adalah pendakian yang sangat terjal! Dengan jarak yang hanya 3,5 km, anda mencapai elevasi hampir 1000 meter! Untuk 3,5 km ini akan memakan waktu anda paling cepat selama 3 jam paling cepat.

Tapi itu belum semua, setelah anda melewati hutan cemara, anda akan berjalan di area yang merupakan campuran dari debu vulkanik, pasir, kerikil, dan batuan vulkanik. Jalur seperti ini akan membuat setiap 3 langkah maju anda akan selalu turun 2 langkah. Anda akan menyangka anda tidak pernah melangkah maju, apalagi ditambah dengan cuaca yang dingin, angin, debu, dan ketinggian itu sendiri akan menjadi musuh bagi kondisi fisik dan mental anda.

Semeru bukanlah gunung berapi tertinggi di Indonesia, bukan juga puncak tertinggi di Indonesia, karena ketinggiannya yang “hanya” 3676 mdpl, tapi Semeru adalah salah satu yang terberat.

Apabila anda berani, penuh dengan ketekunan, dan ketika anda telah berhasil mencapai puncaknya… Waaaaaaahhhh! Hadiahnya benar-benar luar biasa. Gunung berapi ini, ledakan erupsinya, asap erupsinya, sunrisenya, lautan awannya, puncak dan jajaran gunung berapi di sekitarnya sangat menakjubkan.

Kawah Semeru September 2015


Ketika cuaca cerah dan hampir tidak ada awan, anda bisa melihat Samudra Indonesia di sebelah selatan dan Laut Jawa di sebalh utara. Gunung-gunung berapi seperti Arjuno, Welirang, Kawi, Argopuro, Raung, dan bahkan Pulau Bali dan Madura bisa terlihat dari Puncak Semeru.

Anda harus tahu bahwa gunung ini mulai dari 0 mdpl sampai 3676 mdpl. Di pucaknya, anda bisa melihat pemukiman warga Tengger dan Bromo dari jauh, bahkan anda bisa melihat pijaran lava ketika erupsi (moment langka dan hanya bisa dilihat ketika kondisi masih gelap).

Terlepas dari semuanya, pendakian ini bisa dibilang sangat bernilai dan bukan hanya untuk menaklukkan diri sendiri! Ini juga tentang pengalaman menemukan keindahan alam liar. Ganas dan indah pada saat bersamaan.

Ini adalah perasaan yang luar biasa. Kita merasakan gunung berapinya, gunung yang hidup, dia menggeram, menggetarkan, dan kemudian meledak dalam wujud gumpalan asap. Kita bisa merasakannya dalam keberanian kita. Sangat sulit untuk diterjemahkan dengan kata-kata. Kita harus mengalaminya sendiri untuk mengerti. Dan kemudian kita akan ketagihan!

Perjalanan Turun dari Semeru Menuju Ranupani

Sekarang, mari kita bicara tentang sesuatu yang jarang sekali dibahas oleh banyak orang! Setelah kita menikmati gunung berapi ini, menyatu dengannya, dengan gunungnya, dengan alamnya. Setelah kita merasa sangat kecil dan tidak sebanding dengan raksasa yang terdiri dari api dan belerang ini. Ya, kita harus turun kembali ke Ranupani.
Kita akan menempuh sekitar 20 km ke arah sebaliknya, jalur yang sama yang kita lalui ketika kita berangkat.

Dan juga kita perlu berbicara tentang komunitas pelajar lokal, IKAPALA. Komunitas pecinta alam dari pelajar-pelajar lokal di area Gunung Semeru. Mereka membuat perbedaan dalam menjaga kealamian dan tatanan alam. Mereka membangkitkan kesadaran masyarakat untuk lebih mencintai dan melindungi keasrian alam sekitar dari hati nurani mereka.

Jika anda melihat saat ini Gunung Semeru relatif bersih, maka itu adalah salah satu hasil dari perjuangan mereka.

Sekarang anda sudah tahu hampir semuanya tentang pendakian Gunung Semeru. Anda mungkin ingin melakukan kegiatan pendakian ini tapi ga mau direpotkan dengan regulasinya! Di bawah ini anda akan dapat menemukan program pendakian Gunung Semeru dengan harga yang sesuai.


Pendakian Gunung Semeru bersama “Go Volcano”


Ditujukan untuk mereka yang ingin melakukan pendakian ke Gunung Semeru dan mempercayakan manajemen logistic dan program pendakian kepada kami, anda bisa mulai dari sini.

Persyaratan Pendakian Gunung Semeru

  • Usia minimal pendaki adalah 10 tahun (Peraturan Taman Nasional)
  • Memiliki kondisi fisik yang sehat dan dibuktikan dengan Surat Keterangan Sehat (Peraturan Taman Nasional)

Detail Program dan Itinerari Pendakian Semeru 2 Hari dan 1 Malam

Hari pertama : Tumpang (600mdpl) – Ranupani (2100 mdpl) – Ranu Kumbolo (2400 mdpl) – Kalimati (2700 mdpl)

Setelah anda menikmati sarapan di hotel anda, maka anda akan langsung menuju ke klinik untuk mendapatkan surat keterangan sehat sebagai salah satu syarat untuk melakukan pendakian ke Gunung Semeru. Lalu anda akan melanjutkan perjalanan menuju Ranupani, yang akan menjadi titik awal dimulainya pendakian ini. Sepanjang perjalanan anda bisa melihat hutan hujan dan juga Desa Ngadas, disini anda bisa langsung melihat ke puncak Gunung Semeru. Setelah perjalanan dengan pemandangan yang indah ini, anda akan tiba di Ranupani. Salah satu desa tertinggi di Indonesia dengan ketinggian lebih dari 2100 mdpl.

Dari desa ini, anda akan mulai berjalan mengikuti jalur dan melintasi hutan berkabut menuju Danau Ranu Kumbolo (2400 mdpl) dimana anda akan berhenti untuk istirahat makan siang.

Setelah Makan siang, anda akan melanjutkan perjalanan selama kurang lebih 2 jam menuju Basecamp Kalimati (2700 mdpl), disini adalah tempat anda istirahat hari ini sebelum menuju ke Puncak Semeru.

Akomodasi : Tenda (1 tenda untuk 2 orang)
Logistik : Makan Siang, Makan Malam

Hari Kedua : Kalimati (2700 mdpl) – Puncak Mahameru (3676 mdpl) – Ranupani (2100 mdpl) – Tumpang (600 mdp)

Anda akan dibangunkan pukul 00.30 WIB untu kemudian minum kopi atau teh sebelum melakukan pendakian ke Puncak Mahameru.

Selanjutnya anda akan mulai mendaki melewati jalur pasir yang terjal dengan elevasi hampir 1000 meter yang bisa anda tempuh dalam waktu 3 jam paling cepat.

Setibanya anda di puncak, maka anda akan disuguhkan dengan pemandangan Sunrise yang menakjubkan dan sudut pandang 360 derajat ke seluruh area Jawa Timur yang sangat spektakuler, dan tentu saja ledakan erupsi dari kawah yang terjadi dalam interval waktu secara berkelanjutan.

Selanjutnya anda akan melanjutkan perjalanan turun ke Kalimati (sekitar 1,5 jam perjalanan, di bagian ini anda harus berhati-hati dan selal mengikuti jalur yang benar dikarenakan seringnya pendaki tersesat adalah ketika perjalanan turun dari puncak) dimana sarapan telah menanti anda, anda juga diberi kesempatan untuk istirahat sejenak.

Kemudian anda harus melanjutkan perjalanan anda menuju ke Danau Ranu Kumbolo (1,5 jam perjalanan) untuk makan siang, kemudian menuju Ranupani dengan lama perjalanan berkisar 3 jam. Dari Ranupani anda akan kembali menggunakan jeep 4×4 untuk kembali ke Tumpang selama 1,5 jam.

Akomodasi :
Logistik : Sarapan, Makan Siang

Harga Untuk Paket Pendakian Semeru 2 Hari 1 Malam

Jangan ragu untuk menghubungi kami jika anda memiliki pertanyaan, memilih beberapa opsi, atau bertanya tentang jadwal keberangkatan

  • Untuk 7 orang & lebih : mulai dari IDR 2.300.000/orang
  • Untuk 4-6 orang : mulai dari IDR 2.400.000/orang
  • Untuk 3 orang : mulai dari IDR 2.600.000/orang
  • Untuk 2 orang : mulai dari IDR 3.000.000/orang

Fasilitas yang termasuk :

  1. Dilayani oleh guide berbahasa Inggris yang berpengalaman sepanjang perjalanan anda
  2. Porter untuk peralatan camping, makanan, dan minuman (1 porter/orang)
  3. Surat Keterangan Sehat
  4. Makan sesuai dengan yang tercantum pada program (4x makan)
  5. Air mineral, makanan ringan, dan buah selama program pendakian
  6. 4×4 Jeep non-AC Tumpang – Ranupani PP
  7. Peralatan Camping ( 1 tenda/2 orang, sleeping bag, matras tiup, bantal tiup, kursi, tenda toilet)

Tidak Termasuk

  1. Tiket masuk kawasan Taman Nasional seperti yang sudah disebutkan diatas.
  2. Hotel : kami bisa melakukan reservasi untuk anda
    1. Rani Homestay (Tumpang) : IDR 350.000 (1 kamar 2 orang) termasuk sarapan (makan siang dan makan malam by request IDR 60.000/orang)
    2. Hostel : beberapa dormitory yang nyaman di Malang dengan kisaran harga 70.000/orang
    3. Hotel mewah
  3. Transportasi : kami bisa melakukan reservasi untuk anda
    1. Malang Bandara, Stasiun, Pusat Kota – Tumpang IDR 100.000/mobil sekali jalan
    2. Surabaya Bandara, Stasiun, Pusat Kota – Tumpang IDR 650.000/mobil sekali jalan
  4. Tips dan pengeluaran pribadi
  5. Tiket pesawat
  6. Asuransi perjalanan
  7. Hal hal yang tidak termasuk dalam fasilitas

Paket Wisata Semeru Untuk Solo Traveller

  • Bagi solo Traveller, kami juga menawarkan kesempatan untuk anda mendaki Gunung Semeru dengan penyesuaian harga IDR 2.800.000
  • Pendakian akan dilakukan tanpa guide. Tapi, anda akan ditemani 2 porter yang menggunakan bahasa lokal dan bahasa Indonesia.
  • Mereka juga akan mengatur untuk transportasi anda dengan sepeda motor berbarengan dengan logistic
  • Porter akan membawakan makanan, air mineral, tenda, sleeping bag, matras, dan peralatan memasak
  • Anda hanya perlu membawa pakaian pribadi dan kebutuhan air minum anda selama perjalanan satu hari

Fasilitas yang akan anda dapatkan:

  • 2 porter
  • Surat Keterangan Sehat
  • Makan sesuai dengan program (4x makan)
  • Air mineral, makanan ringan, dan buah selama pendakian
  • Sepeda Motor dari Tumpang menuju Ranupani pulang pergi
  • Peralatan Pendakian ( Tenda, Matras tiup, Bantal Tiup, Sleeping Bag)

Yang Tidak Termasuk :

  1. Tiket masuk kawasan Taman Nasional seperti yang sudah disebutkan diatas.
  2. Hotel : kami bisa melakukan reservasi untuk anda
    1. Rani Homestay (Tumpang) : IDR 350.000 (1 kamar 2 orang) termasuk sarapan (makan siang dan makan malam by request IDR 60.000/orang)
    2. Hostel : beberapa dormitory yang nyaman di Malang dengan kisaran harga 70.000/orang
    3. Hotel mewah
  3. Transportasi : kami bisa melakukan reservasi untuk anda
    1. Malang Bandara, Stasiun, Pusat Kota – Tumpang IDR 100.000/mobil sekali jalan
    2. Surabaya Bandara, Stasiun, Pusat Kota – Tumpang IDR 650.000/mobil sekali jalan
  4. Tips dan pengeluaran pribadi
  5. Tiket pesawat
  6. Asuransi perjalanan
  7. Hal hal yang tidak termasuk dalam fasilitas

Pendakian Semeru 3 Hari 2 Malam

Pendakian Gunung Semeru juga bisa anda lakukan dengan durasi 3 hari 2 malam.

Detil Itinerari dan program

Hari 1: Tumpang (600 m di atas permukaan laut) – Ranupani (2100m di atas permukaan laut) – Danau Ranu Kumbolo (2400m di atas permukaan laut) – Kalimati (2700m di atas permukaan laut)

Hari 2: Kalimati (2700m di atas permukaan laut) – Puncak Semeru (3676m di atas permukaan laut) – Kalimati – Danau Ranu Kumbolo

Hari 3: Danau Ranu Kumbolo – Ranupani (2100m di atas permukaan laut) – Tumpang (600m di atas permukaan laut)

Harga Paket Wisata Pendakian Semeru 3 Hari 2 Malam

Jangan ragu untuk menghubungi kami jika anda memiliki pertanyaan, memilih beberapa opsi, atau bertanya tentang jadwal keberangkatan.

  • Untuk 7 orang atau lebih : 3.150.000/orang
  • Untuk 4-6 orang : 3.300.000/orang
  • Untuk 3 orang :3.500.000/orang
  • Untuk 2 orang : 4.000.000/orang

Fasilitas yang akan anda dapatkan:

  1. Dilayani oleh guide berbahasa Inggris yang berpengalaman sepanjang perjalanan anda
  2. Porter untuk peralatan camping, makanan, dan minuman (1 porter/orang)
  3. Surat Keterangan Sehat
  4. Makan sesuai dengan yang tercantum pada program (4x makan)
  5. Air mineral, makanan ringan, dan buah selama program pendakian
  6. 4×4 Jeep non-AC Tumpang – Ranupani PP
  7. Peralatan Camping ( 1 tenda/2 orang, sleeping bag, matras tiup, bantal tiup, kursi, tenda toilet)

Yang Tidak Termasuk :

  1. Tiket masuk kawasan Taman Nasional seperti yang sudah disebutkan diatas.
  2. Hotel : kami bisa melakukan reservasi untuk anda
    1. Rani Homestay (Tumpang) : IDR 350.000 (1 kamar 2 orang) termasuk sarapan (makan siang dan makan malam by request IDR 60.000/orang)
    2. Hostel : beberapa dormitory yang nyaman di Malang dengan kisaran harga 70.000/orang
    3. Hotel mewah
  3. Transportasi : kami bisa melakukan reservasi untuk anda
    1. Malang Bandara, Stasiun, Pusat Kota – Tumpang IDR 100.000/mobil sekali jalan
    2. Surabaya Bandara, Stasiun, Pusat Kota – Tumpang IDR 650.000/mobil sekali jalan
  4. • Tips dan pengeluaran pribadi
  5. • Tiket pesawat
  6. • Asuransi perjalanan
  7. • Hal hal yang tidak termasuk dalam fasilitas

Go Volcano Tours yang bisa disertakan Gunung Semeru

Surabaya / Malang – Bromo – Kawah Ijen – Banyuwangi/Bali mulai dari IDR 3.500.000 dengan durasi 4-5 hari. Tingkat Kesulitan : 4/5

Paket Wisata Go Volcano di Jawa Timur

Surabaya / Malang – Bromo – Kawah Ijen – Banyuwangi / Bali => mulai dari IDR 1.700.000, dengan durasi 3 hari, tingkat kesulitan 1/5.
Bali / Banyuwangi – Ijen – Raung

Peralatan Pribadi yang Harus Anda Siapkan

  1. Tas ransel yang nyaman dilengkapi dengan raincover (kapasitas 25-30 liter)
  2. Kacamata, Topi, Sunscreen atau apapun yang bisa melindungi anda dari sinar matahari
  3. Jaket Waterproof / Windbreaker yang akan anda gunakan untuk mendaki ke puncak (dingin dan berangin)
  4. Headlamp / Senter
  5. Sepatu Hiking
  6. Masker, syall, buff multifungsi
  7. Trekking poles
  8. Botol air minum
  9. Pakaian
    • 2 set baju pendakian
    • 1 celana pendakian ( celana berbahan jeans sangat tidak direkomendasikan)
    • Pakaian hangat ( Jaket, polar, ataupun sweater)
    • Sarung tangan, topi, syall, cuaca akan sangat dingin di ketinggian
    • Kaos kaki ( 2 pasang cadangan)
  10. Obat-obatan pribadi, kami hanya menyediakan first aid kit. Akan lebih baik apabila anda membawa obat-obatan pribadi anda.
  11. Jangan lupa membawa good mood anda

Catatan : daftar tersebut hanya sebagai referensi. Anda bisa menambahkan beberapa barang yang sesuai dengan kebutuhan anda.

Special Event di Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

Apabila anda ingin mengajukan pertanyaan mengenai bagaimana anda bisa meyelenggarakan sebuah event di area Taman Nasional Bromo Tengger Semeru ( Acara TV, Trail Run, dan special event lainnya) jangan ragu untuk menghubungi kami.
Kami telah kerap kali sukses menangani special event di area Taman Nasional Bromo Tengger Semeru seperti:

  • Pengambilan gambar dalam rangka syuting film 5cm,
  • “Les Volcans de l’extreme” – sebuah event ultra trail di 7 puncak gunung area Jawa Timur pada tahun 2011, 2012, 2013, 2014
  • Echapées Belles – sebuah acara dari prancis pada tahun 2016
  • Dan beberapa event lainnya di tahun 2018
  • Kami akan memberikan informasi kepada anda sebanyak yang anda butuhkan, dan juga menghubungi pihak yang berwenang di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru guna mengakomodir semua ijin yang diperlukan untuk event anda.
  • Tidak lama lagi kami juga akan menyajikan tawaran kepada anda daftar untuk rute pendakian dan jelajah alam di sekitar area Gunung Semeru (area terpencil tapi tanpa mendaki ke Gunung Semeru) yang sayang untuk dilewatkan.

Semua aspek tentang pendakian Gunung Semeru telah kita bahas. Sekarang saatnya untuk membahas Gunung Berapi Semeru itu sendiri! Bagi anda yang penasaran, dibawah ini anda akan menemukan penjelasan tentang Semeru, aktifitas vulkaniknya, dan juga erupsinya.


Gunung Semeru – Mahameru


Gunung Semeru sendiri memiliki reputasi sebagai gunung berapi yang “aman” untuk aktifitas vulkanik dibanding dengan gunung berapi lainnya di Indonesia. Gunung Semeru selalu mengalammi erupsi vulkanik kecil dalam interval waktu rata-rata setiap 30 menit sekali. Memang, sejak 1967 Gunung Semeru selalu mengalami erupsi rutin dan tanpa pernah berhenti, sampai sekarang.

Erupsi ini memang seperti aktifitas vulkani gunung berapi seperti biasanya, selalu berubah-ubah diantara letusan tipe strombolian dan tipe vulkano.

Gunung Semeru, salah satu gunung berapi di Indonesia yang terletak di provinsi Jawa Timur. Puncak Gunung Semeru sendiri merupakan dataran tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3676 mdpl dan memiliki diameter seluas 22 km.

Disebutkan juga bahwa Gunung Semeru sendiri adalah penjelmaan dari gunung suci umat Hindu “Meru” , Mahameru “gunung tertinggi” (nama puncak dari Gunung Semeru) yang dipindahkan dari India ke Jawa untuk menstabilkan Pulau Jawa yang kala itu terombang-ambing di tengah lautan. Kawahnya sendiri juga disebut sebagai “Rumah” bagi para dewa umat Hindu yang juga memiliki dan menjaga hubungan denga gunung-gunung suci lainnya seperti : Bromo, Gunung Agung di Bali, dan juga Gunung Rinjani di Lombok.

Area puncaknya sendiri (Mahameru), merupakan sebuah dataran yang juga sebagai titik tertingginya, disampingnya adalah sebuah kawah aktif yang dinamakan Jonggring Saloka (Kawah aktif dengan diameter sekitar 600 meter). Dua titik ini dipisahkan oleh sebuah lembah yang membentang dari timur ke barat dengan kedalaman 50 meter. Kawah Jonggring Saloka sendiri adalah kawah dengan bentuk tapal kuda yang terbuka ke sisi sebelah selatan ( kita bisa melihatnya dari video di atas)

Berlokasi di sisi selatan dari Kaldera Tengger, Semeru adalah bagian dari komplek pegunungan berapi aktif terbesar di Jawa Timur, digabung dalam satu kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru yang mana dibuka untuk kegiatan pendakian secara umum mulai April sampai Desember (tanggal pastinya diumumkan setiap tahun).


Erupsi dari Gunung Semeru


Gunung Semeru adalah salah satu dari 3 gunung berapi paling aktif dan paling berbahaya di Kepulauan Indonesia. Terletak di area terpencil, apabila ke Timur anda akan sampai di Lumajang, Pronojiwo, Tempeh, Pasirian di barat daya. Ke arah barat maka anda akan sampai di Malang.

Pada tahun 1901, kota lumajang dihancurkan oleh letusan Gunung Semeru!
Aktifitas vulkanik Gunung Semeru sendiri bisa terjadi dengan tiba-tiba, mengeluarkan material vulkanik, yang terkadang disertai dengan awan piroklastik dan lahar panas.
Erupsi Gunung Semeru pada tahun 1901, 1913, 1941, 1945, 1946, 1956, dan 1967 sangat besar dan melontarkan material vulkanik setinggi lebih dari 6000 meter. Karena ketinggiannya, kita selalu khawatir akan lahar yang keluar yang mana pada tahun 1981 telah menewaskan 252 korban jiwa dan menghancurkan 16 desa berikut 626 hektar lahan pertanian.

Sejak tahun 1967 erupsi Gunung Semeru terjadi secara rutin dan terus berlanjut sampai sekarang. Erupsi dengan level menengah yang keluar dari satu atau dua dari total 5 mulut kawah aktif yang terletak di dasar kawah Jonggring Saloka, menglontarkan material vulkanik (berupa batu dan abu) setinggi 400 sampai 1000 meter setiap 30 menit sekali. Bagian bawah kawah sendiri terdiri dari kubah lava tebal yang naik secara perlahan.

Kubah lava tersebut mulai terpantau tumbuh sangat aktif dari tahun 1967 sampai 1977. Sampai kubah lava tersebut menutup penuh kawah Jonggring Saloka, dan terus bertambah tinggi sampai 70 meter diatas bibir kawah. Dalam kurun waktu tersebut, kubah lava tersebut mengalami beberapa kali ketidakstabilan, beberapa kali mengeuarkan awan piroklastik yang turun mengarah ke tenggara, seperti pada tahun 1974 dimana jangkauannya mencapai lebih dari 7 km.

Pada tahun 1977, letusan besar mengguncang kubah lava tersebut dan melontarkan material vulkanik sampai ketinggian 6000 – 8000 meter. Setelah itu kedalaman kawah langsung turun drastic sampai 300 meter.

Pada bulan Juli 1990, kubah lava tersebut runtuh dan terbentuklah kawah baru dengan kedalaman 700 meter, yang menyebabkan beberapa bagian dari gunung berapi runtuh dan menciptakan celah yang besar menghadap ke arah tenggara.

Kubah lava baru telah terbentuk. Semeru sendiri memulai lagi aktifitas vulkaniknya seperti yang sudah terjadi sebelumnya dengan asap yang bisa mencapai ketinggian 1,5 km (Agustus 1997), letusan, awan panas, dan longsoran batu berikut abu. Bersamaan dengan aktifitas vulkanik ini, secara bertahap dasar kawah mulai naik sampai pada tahun 2002 hanya berjarak kurang dari 200 meter dari bibir kawah.

Pada 29 December 2003, aliran piroklastik mengalir melalui sungai besuk bang dengan jangkauan lebih dari 9 km sampai berhenti di dekat Desa Supit Urang, yang mana saat itu warganya telah dievakuasi dengan pertimbangan terdampak aliran piroklastik.

Aktifitas vulkanik Gunung Semeru bisa ditandai dengan sikus naiknya kubah lava, diikuti dengan letusan yang menghasilkan longsoran material panas, awan panas, dan lahar. Pada tahun 1990 kedalaman dari kawahnya mencapai 700 meter. Sedangkan pada tahun 1977 ketinggian semeru berubah dari 3676 menjadi 3745 meter.

Peta Daerah Rawan Bencana Semeru

Jurang di sebelah tenggara selalu menjadi target dari aliran awan panas yang turun melewati lembah menuju Sungai Kembar dan Sungai Kobokan, sepanjang musim hujan debu dan pasirnya akan menjadi aliran lahar dingin.

Gunung Semeru Meletus Pada Tahun 1994

Pada 3 Februari 1994, peneliti dari Institut Vulkanologi Indonesia dan juga warga di sekitar area Gunung Semeru mendengar suara guntur pada pukul 3.50 WIB dan kemudian melihat guguran debu vulkanik.

Longsoran lahar dan awan piroklastik mengalir dari kawah menuruni lereng mengikuti alur Sungai Kembar dan Sungai Kobokan yang berjarak 7,5 dan 11,5 km dari bibir kawah. Material vulkanik juga menyebabkan kerusakan di Desa Sumberwuluh yang berjarak 8 km dari bibir kawah dan terletak diantara kedua sungai tersebut.

6 orang warga tewas akibat aliran lahar tersebut. 275 warga harus dievakuasi dari Desa Sumberwuluh yang mana terdapat banyak pemukiman warga dan lahan pertanian seluas 1,5 kilometer persegi hancur. Termasuk juga stasiun pengamatan seismic Institut Vulkanologi Indonesia.

Erupsi dan aktifitas seismik Gunung Semeru meningkat pada akhir tahun 1993, disertai dengan aliran lahar. Gempa vulkanik terus terekam sejak oktober, dengan puncaknya pada 25 Desember 1993. Maksimum aplitudo yang terekam sampai 26mm yang terjadi antara 26 januari sampai 3 februari 1994.

Erupsi dan aktifitas seismik kembali terekam setelah 23 februari 1994 tapi dengan istensitas yang lebih lemah. Letusan harian Gunung Semeru terekam hingga 360 kali pada 5 Februari 1994 dan kemudian berkurang lagi, sementara gempa tremor masih terjadi diatas 70 kali sehari pada pertengahan Februari. Amplitudo kembali merekam aktifitas antara 9-14 februari dengan jarak sebesar 13mm.

Abu letusan vulkanik membentuk awan yang bisa naik hingga 700 meter keatas. Awan piroklastik dan guguran lava kembali mengalir sejauh 3 km di dasar aliran Sungai Kobokan dan Sungai Kembar. Lava yang keluar dari bibir kawah membentuk aliran panjang selebar 750m, mengarah ke selatan langsung menuju ke Sungai Kembar.


Kesimpulan


Semeru adalah gunung berapi yang unik, karena ledakan erupsinya yang rutin terjadi. Bayangkan diri anda berada disana menjadi saksi letusan kecil gunung berapi.

Sangat mudah untuk diakses, meskipun upaya untuk melakukannya juga tidak bisa diabaikan kesulitannya.

Jadi apa pendapat anda tentang artikel ini?
Apakah ada pertanyaan yang belum saya jawab?
Ada informasi yang belum disampaikan?
Saya mengundang anda untuk menanggapi artikel ini di kolom komentar.
Juga untuk menjelajah dan menemukan gunung berapi aktif yang lain.


Tinggalkan Balasan