Arjuno dan Welirang adalah dua gunung berapi yang memiliki ketinggian lebih dari 3000 meter diatas permukaan laut. Akan tetapi, kedua gunung ini tidak terlalu menarik minat wisatawan karena letaknya di daerah yang terpencil. Gunung Welirang memiliki karakteristik hampir seperti Kawah Ijen, yaitu menghasilkan belerang dan beberapa porter bekerja sebagai penambang belerang.

Anda pasti membayangkan, bagaimana cara mendaki 2 gunung berapi ini dan mencapai puncaknya? Darimana anda harus memulai? Bagaimana anda harus kesana? Kapan anda harus pergi kesana? Berapa banyak biaya yang anda butuhkan untuk mendaki ke Gunung Arjuno dan Welirang? Dimana anda bisa mendapatkan jasa guide dan porter? Dimana anda bisa mendapatkan peralatan pendakian? Kesalahan apa yang banyak dilakukan oleh pendaki lain?

Bagaimana pendakiannya? Apa saja kesulitan yang akan ditemui?

Puncak Gunung Arjuno

Banyak pertanyaan tanpa ada jawaban! Banyak waktu dan energi yang terbuang sia-sia tanpa mendapatkan informasi yang benar-benar penting untuk memulai pendakian ke Gunung Arjuno dan Welirang! Seperti yang sudah dibahas diatas, lokasinya tidak begitu mudah dijangkau (meskipun kita akan menemukan beberapa anak muda Indonesia yang mendaki gunung ini).

Tujuan dari artikel ini adalah untuk memberikan anda informasi mengenai apa saja yang anda butuhkan untuk mendaki 2 gunung berapi ini dan kesalahan apa saja yang harus anda hindari.

Lalu, buat anda yang tidak ingin repot-repot dan ingin menyerahkan segala hal yang berkaitan dengan pendakian kepada kami, Go – Volcano, anda akan menemukan program dengan harga yang sesuai dengan kebutuhan anda di artikel dibawah ini.

Dan akhirnya, buat anda yang penasaran, dibagian paling akhir artikel ini, kami akan memberikan anda penjelasan tentang Gunung Arjuno dan Welirang.


 7 Hal yang Harus Anda Tahu Sebelum Anda Mendaki Gunung Arjuno dan Welirang


Bagaimana caranya untuk pergi ke Gunung Arjuno dan Welirang

Surabaya dan Malang adalah 2 kota besar  yang paling dekat dengan Gunung Arjuno dan Welirang. Pilihan rute yang berbeda akan menentukan darimana anda harus memulai.

Bagaimana caranya untuk pergi ke Tretes?

Tretes berlokasi diantara Kota Surabaya dan Malang, yang mana di dua kota tersebut terdapat bandara. Malang hanya bisa ditempuh dengan menggunakan pesawat dari Jakarta, Bandung, dan Bali. Namun, masih ada bandara di Surabaya yang melayani rute penerbangan hampir dari setiap daerah di Indonesia, dan juga dari luar negeri tentunya.

Tretes bisa ditempuh dengan menggunakan mobil dari 2 kota tersebut dalam waktu tempuh 2 jam perjalanan.

Dari Surabaya
  • Taxi – Anda dapat menggunakan jasa taxi dari Bandara Juanda Surabaya dengan kisaran harga antara Rp. 300.000 – Rp. 400.000 untuk sekali jalan.
  • Bus – Selain menggunakan taxi, anda juga bisa menggunakan bus. Anda bisa menggunakan shuttle bus DAMRI dari bandara untuk menuju ke Terminal Bus Purabaya (biaya sekitar Rp. 25.000). Setelah itu anda bisa mencari bus dengan tujuan ke Pandaan. Setibanya di Terminal Bus Pandaan, anda masih harus melanjutkan perjalanan dengan menggunakan angkot atau ojek untuk menuju ke Tretes.
 Dari Malang
  • Taxi – Dari bandara ataupun dari stasiun kereta Kota Malang, anda dapat menggunakan jasa taxi dengan kisaran harga Rp. 350.000 rupiah.
  • Bus – Selain menggunakan taxi, anda juga bisa menggunakan bus. Anda hanya perlu pergi ke Terminal Bus Arjosari dan naik bus tujuan Terminal Pandaan. Setibanya di Terminal Bus Pandaan, anda masih harus melanjutkan perjalanan dengan menggunakan angkot atau ojek untuk menuju ke Tretes.

Bagaimana cara untuk ke cangar?

Untuk pergi ke Cangar, cara termudah adalah dengan lewat Kota Batu. Dengan cuacanya yang sejuk, Batu telah menjadi kota wisata dan menjadi tempat rekreasi untuk banyak wisatawan lokal  dan sangat terkenal dengan apel dan hasil pertaniannya yang segar. Untuk mencapai kesana anda bisa pergi ke Terminal Arjosari. Namun, akan lebih mudah untuk anda apabila anda menggunakan jasa taxi dan jangan lupa untuk bernegoisasi soal harganya.

Kapan waktu yang tepat untuk mendaki Gunung Arjuno Welirang?

Gunung Arjuno Welirang terbuka untuk pendakian umum hampir sepanjang tahun. Namun, waktu terbaik untuk mendaki Gunung Arjuno Welirang adalah pada saat musim kemarau antara bulan Mei sampai Oktober dengan memperhatikan iklim di Indonesia. Akan tetapi, seringkali pendakian Gunung Arjuno dan Welirang ditutup untuk umum pada musim kemarau akibat kebakaran hutan. Sebaiknya anda mencari tahu beberapa hari sebelum pendakian untuk memastikan bahwa pendakian sedang dibuka.

Berapa harga tiket masuk Gunung Arjuno?

Ya, anda harus membeli tiket masuk dan mengisi form registrasi di pos pendakian. Biayanya sekitar Rp. 25.000/orang/hari sampai dengan update 2018.

Dimana saya bisa menemukan penginapan?

Di Tretes, anda bisa dengan mudah menemukan penginapan dari yang sederhana sampai yang mewah dan juga banyak variasi harga yang ditawarkan. Sedangkan untuk Cangar, lebih disarakan apabila anda menginap di Kota Batu dimana anda bisa menemukan dengan mudah berbagai macam akomodasi  yang sesuai dengan kebutuhan dan budget anda.

Pendakian Arjuno Welirang : Dengan atau Tanpa Guide?

Jalur pendakian Gunung Welirang sendiri melalui Tretes sangat mungkin dilakukan tanpa jasa guide. Jalur pendakiannya sangat lebar dan jelas yang tidak akan membuat anda tersesat.

Namun, jalur pendakian Gunung Arjuno, dan juga jalur pendakian lain untuk Gunung Welirang sangat disarankan untuk menggunakan jasa guide atau pemandu. Hal ini dikarenakan jalur pendakian yang tersedia tidak memiliki penunjuk jalan yang memadai, rimbunnya semak-semak hampir menutup jalur pendakian. Selain itu, awal jalur pendakian juga agak sulit untuk ditemukan. 

Dimana saya bisa mencari guide dan porter?

Gunung Arjuno dan Welirang masih merupakan salah satu tujuan wisata yang berada di luar jalur pariwisata itu sendiri, dan masih sedikit sekali wisatawan yang pergi kesana. Akan sulit bagi anda untuk menemukan jasa guide dan porter atau bahkan guide yang kompeten untuk memandu perjalanan pendakian anda.

Namun, anda bisa mencoba keberuntungan anda di pos pos pendakian Tretes. Ini adalah salah satu alasan kenapa banyak pendaki dari luar area Malang – Batu – Tretes menggunakan jasa penyedia paket perjalanan wisata untuk mengakomodir pendakian mereka.

Dimana saya bisa mendapatkan peralatan pendakian?

Sekali lagi kami ingatkan bahwa ini bukan tempat tujuan wisata. Itulah kenapa hampir mustahil untuk menemukan persewaan alat pendakian, terutama karena sering sekali pendakian dimulai dari titik A dan berakhir di titik B (Tretes – Cangar). Pilihan terbaik adalah membawa peralatan anda sendiri.

Apa yang bisa saya temukan di sekitar Tretes dan Batu?

  • Candi Jawi, salah satu candi Hindu yang berada di area Tretes.
  • Air terjun Kakek Bodo di area Tretes.
  • Taman Safari Prigen, sekitar 30 menit berkendara dari Tretes, cocok untuk liburan keluarga.
  • Anda juga bisa melakukan olahraga paralayang di Batu (tergantung kondisi cuaca)

Pendakian Gunung Arjuno Welirang


Welirang, fumarol dan pembawa belerang

Pertemuan dari rantai gunung berapi Arjuno Welirang dianggap sebagai salah satu jalur pendakian terindah di Pulau Jawa. Area ini sangatlah luas yang membuat anda harus berkemah untuk 1 atau 2 malam. Yang terbaik adalah ketika anda bisa mendaki dan sampai di kedua puncak tersebut, yang akan memerlukan waktu 3 hari 2 malam (masih memungkinkan untuk ditempuh dalam 2 hari dan 1 malam dan akan menjadi pendakian yang sangat panjang, sulit, dan melelahkan).

Untuk saat ini diketahui ada 5 jalur pendakian Gunung Arjuno yaitu :

  • Tretes
  • Purwosari
  • Kebun teh Lawang
  • Desa Dayurejo
  • Cangar, Batu

Setiap jalur menawarkan pemandangan yang sangat luar biasa, mulai dari lahan pertanian, kebun teh, dan hutan hujan.

Jalur yang paling populer dan paling mudah diakses adalah jalur pendakian Tretes (760 mdpl), sebuah desa yang bisa dijangkau dengan berkendara selama 2 jam dari Surabaya.

Tretes adalah salah satu tempat liburan yang populer bagi warga Surabaya, sangat mudah untuk menemukan akomodasi seperti hotel ataupun homestay disini.

Untuk anda yang hanya ingin mendaki ke Gunung Welirang saja, jalur Tretes dan Cangar adalah jalur pendakian dengan rute terpendek dan tercepat.

Pendakian Gunung Arjuno Welirang via Tretes

Melalui jalur Tretes, rute pendakian menuju Gunung Welirang berupa batu-batu besar yang disusun rapi sepanjang jalur mulai dari area parkir sampai ke tempat istirahat para penambang belerang (sekitar 5 jam pendakian) dan kemudian dilanjutkan dengan pendakian menuju Gunung Welirang (3156 mdpl) yang bisa ditempuh dengan berjalan selama 3 jam. Perjalanan ini akan membawa anda mencapai titik tertinggi yang berada di ujung kawahnya yang masih aktif yang bernama Kawah Jero. Jalur ini melintasi hutan pinus yang tidak terlalu rapat. Anda akan melewati beberapa titik berikut:

  • Warung Pet Bocor (970 mdpl)
  • Pos Jaga batas hutan (1000 mdpl)
  • Pos Kopkopan, disini anda dapat menemukan sumber air (1650 mdpl)
  • Aliran sungai kecil (2115 mdpl)
  • Pos Pondokan, tempat beristirahat para penambang (2450 mdpl)

Setelah 30 menit berjalan dari Pos Pondokan, anda akan tiba di area yang sangat luas yang bisa anda gunakan untuk mendirikan tenda dan bermalam. Tempat ini bernama Lembah Kidang (2485 mdpl) yang tepat berada di tengah-tengah 2 gunung berapi ini. Di sisi sebelah utara adalah jalur pendakian menuju Gunung Welirang, sedangkan sisi sebalah selatan adalah jalur pendakian Gunung Arjuno.

Dalam perjalanan kita kali ini, kita akan melanjutkan ke arah utara menuju ke Gunung Welirang, setelah melewati ketinggian 2965 mdpl, jalurnya akan menjadi relatif lebih datar dengan pemandangan yang sangat indah di sisi lain gunung yang mengarah ke Cangar dan Gunung Anjasmoro.

Selanjutnya, di sebelah kiri ada sebuah jalur kecil. Jalur ini biasa digunakan oleh para penambang belerang yang bisa anda lihat, dikelilingi oleh karung yang berisi batu besar berwarna kuning. Kita akan mengambil jalur yag mengarah ke kanan untuk menuju langsung ke puncak, dimana anda harus melewati Kawah Jero dan beberapa area yang mengeluarkan asap vulkanik (fumaroles).

Selanjutnya anda bisa berkeliling di sekitar kawah dengan lebih mudah dalam kurun waktu 30 menit. Jika cuaca sedang baik, anda akan bisa melihat gunung-gunung berapi lain di sekitar anda mulai dari Gunung Lawu yang terletak jauh di barat sampai Gunung Raung di sisi sebelah timur. Anda juga bisa melihat gunung-gunung lain di sekitar anda seperti Gunung Semeru dan jajaran Pegunungan Tengger, Penanggungan (gunung berapi kerucut sempurna yang bisa dilihat juga sepanjang jalan dari Surabaya menuju Tretes), Ngliman, dan juga Argopuro. Ini adalah salah satu pemandangan terbaik di Pulau Jawa.

Jalur pendakian ini sangat mudah untuk dikenali (kalau anda tidak tersesat!) Namun, perlu ketahui bahwa kita mendaki dari ketinggian 760 mdpl sampai ketinggian 3156 mdpl, yang berarti anda naik setinggi 2400 meter!!  Seperti yang sudah dibahas sebelumnya bahwa tanjakannya sangat curam. Meskipun perjalanan naik membutuhkan waktu 2 hari, namun ketika anda turun melalui jalur ini hanya membutuhkan waktu 6 jam perjalanan (untuk anda yang hanya ingin melakukan pendakian ke Gunung Welirang) yang akan sangat menyiksa lutut anda, apalagi jika anda membawa beban yang berat.

Itulah kenapa jalur Sumber Brantas (Cangar) menjadi salah satu yang sangat diminati karena pendakian dimulai dari ketinggian 1750 mdpl, titik tertinggi untuk pendakian Gunung Arjuno Welirang saat ini.

Sedangkan jalur lainnya, kelemahan utamanya adalah kurangnya penanda jalan yang berpotensi besar membuat anda tersesat apabila anda tidak didampingi oleh guide yang kompeten.

Untuk anda yang sudah pernah mendaki ke Gunung Welirang dan ingin melanjutkan menuju ke Puncak Arjuno, anda harus melewati area Gunung Kembar (yang juga memiliki 2 puncak dengan ketinggian lebih dari 3000 mdpl). Harap diperhatikan bahwa disini adalah tempat dimana anda akan sangat mudah tersesat.

Pendakian Gunung Arjuno Welirang via Jalur Cangar

Pendakian dari jalur Cangar adalah pilihan yang tepat untuk menuju ke Gunung Arjuno dan Welirang dengan waktu tempuh yang relatif singkat. Jalur ini akan mengarahkan kita langsung menuju ke Gunung Kembar. Apabila kita menuju utara maka kita akan langsung menuju ke Gunung Welirang, dan apabila ke selatan akan menuju ke Gunung Arjuno.

Pendakian dimulai dari ketinggian 1750 mdpl (2 gapura beton) yang terletak tepat sebelum jalur turun menuju ke pemandian air panas Cangar (sangat cocok apabila anda berendam disini setelah selesai kegiatan pendakian). Jalur awal pendakian adalah jalanan di tengah area pertanian, melewati ladang kentang dan wortel. Di jalur ini anda akan menemui banyak persimpangan, yang akan membuat anda bingung apabila tidak didampingi oleh seorang guide. Anda akan mulai memasuki hutan pada ketinggian 2000 mdpl. Pada ketinggian 2350 mdpl anda akan menemukan area yang memungkinkan untuk mendirikan tenda, dari tempat ini anda bisa melihat Gunung Kembar 1 dan Kembar 2 dengan sangat jelas apabila cuaca sedang bagus. Perjalanan masih terus berlanjut melewati hutan cemara. Pada ketinggian 2650 mdpl, di tengah hutan cemara, anda akan menemukan uap panas yang keluar dari bawah bebatuan. Ketika anda mencapai ketinggian 2900 mdpl, disinilah batas vegetasi terletak dan perjalanan dengan pemandangan yang sangat menakjubkan akan dimulai. Tidak lama setelah itu, pada ketinggian 2910 mdpl anda akan tiba di Gunung Kembar.

Untuk menuju ke Gunung Arjuno, anda harus memilih jalur ke kanan (arah selatan). Jalurnya cukup sulit untuk dilihat dari titik ini, anda hanya perlu mengikuti jalur sepanjang punggungan dan anda akan menemukan jalur yang benar. Puncak pertama yang akan anda raih adalah Puncak Kembar 2 (3113 mdpl) dan dari sini anda bisa menikmati pemandangan yang sangat fantastik. Di puncak ini anda akan menemukan beberapa kawah dangkal dan banyak lubang-lubang belerang, anda harus berhati-hati supaya tidak menghirup gas belerang yang ada.  Dari puncak ini, jalur setapak kembali curam di antara Puncak Kembar 2 dan Gunung Arjuno sekarang terlihat sangat jelas dan mengagumkan, terjal dan sangat curam tepat di depan anda. Jalur menurun dari Puncak Kembar 2 sangat curam, jadi anda harus berhati-hati dan tidak perlu terburu-buru supaya tidak terjatuh di area tebing yang sangat berbahaya. Kemudian anda akan melewati area luas yang terdiri dari batuan-batuan vulkanik besar. Apabila cuaca sedang buruk, anda akan dengan mudah tersesat disini. Terus lurus menuju ke Gunung Arjuno, lalu pilih jalan setapak yang menanjak dengan sangat curam.  Pemandangan yang sangat menakjubkan – Gunung Buthak  di sisi barat, Gunung Penanggungan dan Gunung Welirang di sisi utara. Namun ketika anda tiba di puncak, anda akan disuguhkan dengan pemandangan yang lebih menakjubkan dengan gunung berapi di sekitar anda dan juga Gunung Semeru.


Pendakian Arjuno Welirang bersama Go Volcano


Kawah Gunung Welirang

Beberapa hal yang menarik dari perjalanan ini :

  • Gunung berapi aktif dengan banyak lubang uap dari perut bumi dan penambangan belerang.
  • Terletak di daerah terpencil dengan jumlah wisatawan yang jauh lebih sedikit dari Kawah Ijen.
  • Pendakian salah satu dari 7 puncak tertinggi di Pulau Jawa.
  • Menikmati pemandian air panas di akhir perjalanan pendakian.

Pendakian Gunung Arjuno Welirang 3 Hari 2 Malam (Tretes)

Lama Perjalanan                     : 3 Hari

Harga                                           : mulai dari Rp. 3.350.000 / orang

Level                                            : 4/5

Detil Program dan Itinerari

Option hari pertama: Dijemput dari Surabaya menuju Tretes (760 mdpl)

Anda akan dijemput oleh guide di Bandara Juanda Surabaya. Kemudian anda akan berangkat menuju ke Tretes yang akan ditempuh dalam waktu 2 jam dengan mobil ber-ac. Anda juga berkesempatan untuk berwisata di sekitar Tretes seperti mengunjungi Candi Jawi dan Air Terjun Kakek Bodo. Anda akan makan malam dan menginap di hotel di area Tretes

Akomodasi                : Hotel (twin/double bed)

Konsumsi                   : Makan Malam

Hari Pertama             : Tretes (760 mdpl) – Kopkopan (1650 mdpl) – Lembah Kijang (2485 mdpl)

Anda bisa makan pagi di hotel pada pukul 07.30 wib sebelum memulai pendakian. Pendakian menuju Kopkopan akan ditempuh dalam waktu 3 jam perjalanan, dan anda akan makan siang di tempat ini. Pendakian anda berlanjut menuju Lembah Kijang yang akan ditempuh dalam waktu 4 jam. Hari ini, anda akan berjalan melewati batu-batu besar yang disusun sepanjang jalur pendakian sampai di Pos Pondokan, lalu dilanjutkan dengan jalan setapak kecil sampai Lembah Kijang. Anda akan bermalam di tenda di Lembah Kijang, makan malam anda juga akan disajikan di tempat ini.

Akomodasi                : Tenda

Konsumsi                   : Sarapan, Makan Siang, Makan Malam

Hari Kedua                 : Lembah Kijang (2485 mdpl) – Puncak Arjuno (3339 mdpl) – Pondok Sadelan (2965 mdpl)

Anda akan memulai perjalanan hari ini pada dini hari menuju ke Puncak Arjuno yang bisa anda tempuh dalam waktu 3 jam pendakian. Disini, anda bisa melihat pemandangan yang menakjubkan di sekeliling anda. Kemudian anda akan kembali ke Lembah Kijang dimana anda bisa sarapan disini. Anda akan melanjutkan perjalanan menuju ke Pondok Sadelan untuk makan siang. Di Pondok Sadelan ini juga anda akan disajikan makan malam juga bermalam di tenda.

Akomodasi                : Tenda

Konsumsi                   : Sarapan, Makan Siang, Makan Malam

Hari Ketiga                 :  Puncak Welirang (3100 mdpl) – Pemandian Air Panas Cangar – Surabaya

Anda akan memulai hari ini dengan sarapan pada pukul 06.30 wib, dan kemudian melanjutkan pendakian menuju puncak Gunung Welirang selama kurang lebih 1,5 jam perjalanan. Anda akan melihat banyak lubang-lubang uap yang masih aktif menyemburka uap dari perut bumi sepanjang jalur pendakian, dan juga belerang hasil dari para penambang. Anda selanjutnya akan melanjutkan perjalanan menuju ke puncak dan bisa melihat sekeliling dari kawah terbesar dari Gunung Welirang. Kemudian anda akan melanjutkan perjalanan turun selama 3 jam menuju ke pemandian air panas Cangar, disini anda bisa makan siang dan mandi di pemandian air panas untuk melepas lelah setelah pendakian. Kemudian anda akan diantarkan oleh mobil kembali ke Surabaya.

Akomodasi                : –

Konsumsi                   : Sarapan, Makan Siang

Note : Anda juga bisa memilih jalur yang berbeda apabila anda menginginkannya, atau ingin mendaki dari Cangar dan turun kembali dengan jalur yang sama (silahkan hubungi kami untuk pilihan jalur pendakian)

Biaya untuk Pendakian Arjuno – Welirang 3 hari 2 malam

Jangan ragu untuk menghubungi kami apabila anda memiliki pertanyaan atau mengajukan “special request” dengan banyak pilihan kepada kami.

  • Untuk 8 orang atau lebih : mulai dari Rp. 3.350.000/orang
  • Untuk 6-7 orang : mulai dari Rp. 3.450.000/orang
  • Untuk 4-5 orang : mulai dari Rp. 3.600.000/orang
  • Untuk 3 orang : mulai dari Rp. 3.900.000/orang
  • Untuk 2 orang : mulai dari Rp. 4.500.000/orang

Fasilitas yang termasuk :

  1. Dilayani oleh guide berbahasa Inggris yang berpengalaman sepanjang perjalanan anda
  2. Porter untuk peralatan camping, makanan, dan minuman (1 porter/orang)
  3. Makan sesuai dengan yang tercantum pada program (4x makan)
  4. Air mineral, makanan ringan, dan buah selama program pendakian
  5. Peralatan Camping ( 1 tenda/2 orang, sleeping bag, matras tiup, bantal tiup, kursi, tenda toilet)
  6. Tiket masuk pendakian
  7. Transportasi PP dari Surabaya

Fasilitas tidak termasuk :

  1. Akomodasi hotel: Kami dapat melakukan reservasi kamar hotel untuk anda di Tretes, Batu atau di tempat lain.
  2. Tips dan pengeluaran pribadi
  3. Tiket pesawat
  4. Asuransi perjalanan
  5. Hal hal yang tidak termasuk dalam “fasilitas termasuk”

Pendakian Gunung Welirang 2 hari 1 malam

Durasi                          : 2 hari

Harga                           : mulai dari Rp. 2.550.000 / orang

Level                            : 3/5

Detil Program dan itinerary

Hari Pertama             : Tretes (760 mdpl) – Kopkopan (1650 mdpl) – Pondok Sadelan (2965 mdpl)

Anda bisa makan pagi di hotel pada pukul 07.30 wib sebelum memulai pendakian. Pendakian menuju Kopkopan akan ditempuh dalam waktu 3 jam perjalanan, dan anda akan makan siang di tempat ini. Pendakian anda berlanjut menuju Pondok Sadelan yang akan ditempuh dalam waktu 4 jam. Hari ini, anda akan berjalan melewati batu-batu besar yang disusun sepanjang jalur pendakian sampai di Pos Pondokan. Sesampainya disini, anda masih harus melanjutkan perjalanan menuju ke Pondok Sadelan. Anda akan bermalam dengan tenda di Pondok Sadelan, makan malam anda juga akan disajikan di tempat ini.

Akomodasi                : Tenda

Konsumsi                   : Sarapan, Makan Siang, Makan Malam

Hari Kedua                 : Puncak Welirang (3100 mdpl) – Pemandian Air Panas Cangar – Surabaya

Hari ini anda akan memulai pendakian pada pukul 4 pagi menuju ke Puncak Welirang yang bisa anda tempuh kurang lebih dalam 1 jam pendakian. Anda akan melihat banyak lubang-lubang uap yang masih aktif menyemburkan uap dari perut bumi sepanjang jalur pendakian, dan juga belerang hasil dari para penambang. Anda selanjutnya akan melanjutkan perjalanan menuju ke puncak dan bisa melihat sekeliling dari kawah terbesar dari Gunung Welirang. Kemudian anda akan melanjutkan perjalanan turun selama 3 jam menuju ke pemandian air panas Cangar, disini anda bisa makan siang dan mandi di pemandian air panas untuk melepas lelah setelah pendakian. Kemudian anda akan diantarkan oleh mobil kembali ke Surabaya.

Akomodasi                : –

Konsumsi                   : Sarapan, Makan Siang

Note : Anda juga bisa memilih jalur yang berbeda apabila anda menginginkannya, atau ingin mendaki dari Cangar dan turun kembali dengan jalur yang sama (silahkan hubungi kami untuk pilihan jalur pendakian)

Biaya untuk Pendakian Arjuno – Welirang 2 hari 1 malam

Jangan ragu untuk menghubungi kami apabila anda memiliki pertanyaan atau mengajukan “special request” dengan banyak pilihan kepada kami.

  • Untuk 8 orang atau lebih : mulai dari Rp. 2.550.000/orang
  • Untuk 6-7 orang : mulai dari Rp. 2.650.000/orang
  • Untuk 4-5 orang : mulai dari Rp. 2.750.000/orang
  • Untuk 3 orang : mulai dari Rp. 3.000.000/orang
  • Untuk 2 orang : mulai dari Rp. 3.550.000/orang

Fasilitas yang termasuk :

  1. Dilayani oleh guide berbahasa Inggris yang berpengalaman sepanjang perjalanan anda
  2. Porter untuk peralatan camping, makanan, dan minuman (1 porter/orang)
  3. Makan sesuai dengan yang tercantum pada program (4x makan)
  4. Air mineral, makanan ringan, dan buah selama program pendakian
  5. Peralatan Camping ( 1 tenda/2 orang, sleeping bag, matras tiup, bantal tiup, kursi, tenda toilet)
  6. Tiket masuk pendakian
  7. Transportasi PP dari Surabaya

Fasilitas tidak termasuk :

  1. Akomodasi hotel: Kami dapat melakukan reservasi kamar hotel untuk anda di Tretes, Batu atau di tempat lain.
  2. Tips dan pengeluaran pribadi
  3. Tiket pesawat
  4. Asuransi perjalanan
  5. Hal hal yang tidak termasuk dalam “fasilitas termasuk”

Gunung Arjuno Welirang


Penambang belerang di kawah welirang

Terletak hanya dua jam perjalanan dari Surabaya, pegunungan Arjuno (juga disebut Arjuna) dan Welirang (3156m) adalah gunung berapi yang sangat mudah diakses di Jawa Timur.

Pada 3339m di atas permukaan laut, Arjuno, sebuah stratovolcano aktif, adalah salah satu dari tujuh puncak Jawa (lebih dari 3000m). Nama Arjuno (atau Arjuna) adalah nama salah satu saudara Pandawa, yang merupakan pahlawan epik Mahabharata India yang diadopsi oleh budaya Jawa. Seperti prajurit yang cantik dan tak terkalahkan, Gunung Arjuno dianggap sebagai salah satu gunung berapi terindah di Jawa Timur.

Welirang adalah gunung berapi aktif, yang mengeluarkan sejumlah besar belerang, seperti di Kawah Ijen ada penambang yang mengekstraksi belerang. Dalam bahasa Jawa, Welirang berarti belerang. Ini adalah satu-satunya gunung berapi aktif di pegunungan Arjuno-Welirang.

Di antara kedua gunung berapi ini adalah gunung “Kembar”. Persimpangan rantai dianggap sebagai salah satu pendakian paling indah di Jawa.

Jika Anda datang dari Surabaya atau Malang, Anda akan melihat asap yang berasal dari kawah Gunung Welirang yang membedakannya dari gunung berapi aktif di dekatnya.

Erupsi Gunung Arjuno Welirang

Hanya dua letusan yang diketahui dengan pasti di Arjuno-Welirang. Letusan 30 Oktober 1950, terjadi di sisi barat laut gunung berapi, pada ketinggian 2.500 dan 2.700 meter di mana besarnya ledakan mendapatkan skala 2 dari indeks eksplosif vulkanik. Letusan kedua terjadi, dibuka di sekitar 15 Agustus 1952 dari Kawah Plupuh di sisi barat laut dengan produksi lahar dan mungkin ledakan freatik. Akhirnya, sebuah letusan mungkin terjadi dari Puncak Welirang pada 13 September 1991.


Tinggalkan Balasan